Langsung ke konten utama

HUMOR PENYEBARAN ISLAM DI NEGARA CINA

Seperti kita ketahui Penyebaran Islam keseluruh dunia disebarkan oleh para sahabat Nabi Bukan dengan peperangan tetapi dengan Akhlak yang baik maupun tranformasi Budaya, Dengan berdakwah sambil berdagang bukanya berdagang sambil Berdakwah, seperti yang ditulis dalam buku sejarah ketika kita ditingkat sekolah dasar, karena tujuan utama adalah berdakwah dan berdagang adalah sambilan, supaya para sahabat nabi tidak tergantung kepada makhluk untu menopang kepentingan dakwah.

Tibalah para Sahabat di negri cina berdakwah sambil berdagang, mereka Cepat diterima karena kejujuran mereka dalam berdagang. Jika mereka berdagang maka mereka lebihkan tanpa mereka mengurangi takaran dan timbangannya. Pernah ada seorang Pribumi cina yang nembeli kain sepanjang 5 Meter maka sahabat Memberikaan lebih Sepanjang 1 Meter, sesampainya dirumah dia mengukur panjang Kainya lebih satu meter dari yang ia pesan.

Sahabat yang berdagang beraspun sama, dia tidak mencampur beras yang kualitasnya bagus dengan yang kualitas rendah (Bukan Oplosan) Sehingga Kejujuran sahabat pun tersebar ke seluruh cina. Jika ada barang yang rusak mereka dengan senang hati menerima kembali dan segera ditukar dengan barang yang baru. Zaman sekarang perdagangan telah mengikuti cara Yahudi dan Kafir maka di struk pembayaran tertulis “ Barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan”. Inalillahi Waina Ro ji’Un.


Kejujuran dan Akhlak yang baik telah mengundang beberapa orang cina untuk memperhatikan para sahabat berdagang, Pribumi Cina Melihat kebiasaan para pedagang Islam selalu pulang ketika siang hari dan Pertengahan sore Hari (Jam 12 Waktu sholat Dzuhur dan jam 15 Untuk sholat Azhar) untuk menunaikan salat. Sehingga Banyak mengundang pertanyaan Orang2 Pribumi cina. Maka diutuslah salah satu diantara mereka untuk menyelidikinya.

Gerak gerik para pedagang Arab, Yang dilihatnya mereka para Pedagang Islam mempunyai Gerakan Kungfu sama seperti Taichi Master, padahal Para sahabat sedang menunaikan shalat Dzuhur, Maka utusan cina itu kembali ke kumpulan sambil Berkata. “ Haayaa….! Orang Islam itu sembunyi sembunyi, Meleka telnyata punya gelakan kungfu sama sepelti Kita “

Maka gemparlah seantero Cina karena mereka menganggap yang mempunyai Kungfu hanyalah orang-orang Cina, dalam dunia perKungfuan mereka tidak boleh mengajarkan kepada orang asing.

Karena Orang Cina hobinya mengintip terlihat dari fisik matanya yang sipit, lama kelamaan mereka semakin penasaran dan akhirnya mereka memutuskan untuk menanyakan langsung, Pribumi Cina berkata “ hai olang pedagang islam, telnyata kamu punya kungfu, kamu diam diam aja.” Pedagang terlihat kebingungan menjawab pertanyaan itu.

Pribumi Cina berkata Lagi “ haayaa……….. boleh saya belajar kepadamu, soalnya Kungfu yang engkau praktekan, belum pernah kami lihat Sebelumnya. “ Sahabat Nabi mengiyakan permintaan permintaan pribumi Cina tersebut.

“ Datanglah ketika jam 12 dan Jam 3 sore aku akan mengajarkanya” Pedagang Islam terkenal jujur maka merekapun segera mempercayainya. Merekapun datang ke mesjid, sahabat memerintahkan mereka berdiri dibelakang dan mengikuti gerakan gerakan para sahabat.

Dasar orang Cina Hobinya ngintip ketika Para sahabat sedang Shalat dan diikuti gerakannya oleh orang Pribumi Cina melihat mulut sahabat Komat kamit. Setelah selesai Sembahyang Pribumi Cina Berkata “ Haaayaaa Kamu sembunyikan sesuatu, kamu punya mantera dan ajian, Oe minta diajarin juga. Oe yakin kalau pake ajian Kungfunya lebih dahsyat “

Sahabatpun Tersenyum “baiklah aku akan ajarkan Ajian, Tersebut Tetapi ada Password yang harus kalian ucapkan,” Pedagang Pribumi Cina bertanya ”apa tuh Passwordnya ?”

Ucapkanlah, “ Ashadualla Ila HailAllah, Ashaduanamuahammad Darosulloh” Setelah pribumi Cina mengucapkan kalimat Syahadat itu maka Sahabat mulai mengajarkan bacaan Alqur’an Dalam shalat” yang disangka oleh Pribumi cina adalah Ajian dalm Kungfu.

Lama kelamaan tersiarlah Kungfu jenis baru itu di dataran cina, sahabatpun nabipun secara perlahan mulai mengajarkan Aqidah kepada mereka. Sehingga dengan akhlak para sahabat dan Transformasi budaya melalui jalan Kungfu, islam bisa menyebar dengan Cepat….

Haaaaayaaaaaaaaa……………… Oe Sudah masuk islam sekalang………

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Canda Nabi Muhammad Saw

Jika Nabi bercanda maka terlihat giginya yang putih berjajar rapi Nabi sering bersiwak dan selalu menjaga kebersihan Giginya. Jika nabi merasa senang nabi tidak pernah tertawa terbahak bahak.

Menjelang wafatnya beliaupun masih sempat bercanda dengan Aisah R.ah Ketika demam nabi semakin tinggi dan menyandarkan Kepala yang mulia baginda nabi ke pangkuan paha Aisyah, Maka Aisyah merasakan Suhu badan nabi yang panas akibat demam maka Aisyahpun berkata “ Aduh…” Mendengar rintihan Aisyah Nabi Berkata “ Aisyah sepertinya kamu duluan yang akan dipanggil Allah, karena aku yang merasakan sakit kamu yang mengaduhnya” Mendengar canda nabi Aisyahpun tertunduk malu.

Pernah Seatu ketika ada seorang perempuan tua datang Ke Nabi Rasullah Saw, sambil mengadukan “ wahai Rasullah Saw, sepertinya Surga Itu adalah milik kaum lelaki saja adakah tempat bagiku Untuk perempuan yang tua seperti saya ini.”

Nabi menjawab ”disurga tidak ada Nenek nenek lagi, di surga tidak ada tempat untuk perempuan tua lagi.”
Me…

Kasih Sayang Allah melibihi kasih sayang ibu kepada Anaknya

“ Allah Swt Mempunyai Kasih sayang Rahmat yang tak terhingga, Rahmat Allah mempunyai 99 satu saja dibagikan rahmatnya kepada Makhluknya maka tercermin dari seekor rusa yang sedang menyusui anaknya dan segera memindahkan anaknya kareana takut tertindih oleh badan induknya” ( Hadist).

Maka diceritakan ada seorang Ibu yang sangat sayang kepada anaknya dan Berkata “ Wahai anakku, apa lagi yang belum aku berikan kepadamu”

Si anak menjawab. “ aku ingin Jantung Ibu”

Maka ibunya menjawab “Ambilah jantung Ibu jika engkau Menginginkanya. Belahlah dada Ibu nak dan ambilah jantungnya”

Maka si anak tersebut membelah dada Ibunya dan mengambil jantung ibunya, dalam perjalanan pulang sambil membawa jantung ibunya, Sianak tersebut tersandung kakinya, Maka jantung ibunya yang ada ditangan anak itu berkata “ Wahai anaku sakitkah kakimu” Demikianlah kasih sayang ibu terhadap anaknya. Maka kasih sayang Allah 70 Kali lebih sayang lagi terhadap umatnya melebihi siapapun